Bahan-Spandek-dan-Kegunaannya-di-Industri-Garmen-dan-Fashion
Info

Bahan Spandek dan Kegunaannya di Industri Garmen dan Fashion

Banyak yang bertanya kepada kami, apa itu bahan spandek? Bahan spandek adalah serat kain sintetis yang memiliki sifat elastis atau melar jika ditarik.

Karena kemampuan elastisnya dan dapat kembali ke bentuk asalnya setelah melar, spandek sering digunakan untuk bahan pakaian olahraga.

Bahan ini dapat melar hingga 5x panjang aslinya. Ternyata kuat juga ya? Selain itu, spandek juga lebih cepat kering dari bahan kain biasa.

Pada produksi pakaian, spandek tidak digunakan seutuhnya pada kain. Untuk pakaian, spandek biasanya dikombinasikan dengan bahan lain seperti polyester atau katun (cotton).

Berbeda jenis pakaian, berbeda pula persentasi kandungan spandeknya, Tergantung fungsi dan kebutuhan pakaian yang dibuat.

Masyarakat awam mengenal kain yang elastis ini dengan nama spandek. Di beberapa negara lain dikenal dengan spandex, lycra, atau elastine.

Sejarah Bahan Spandek

Spandek awalnya diciptakan untuk menggantikan bahan karet yang digunakan dalam industry garmen. Pada tahun 1958, seorang ilmuwan tekstil dari Amerika bernama Joseph Shiver berhasil membuat terobosan baru dalam memodifikasi bahan polyester.

Modifikasi yang dilakukan Shiver berhasil menciptakan serat kain elastis yang dapat bertahan di suhu tinggi. Serat tersebut kemudian digunakan untuk bahan kain dan diberi nama spandex.

Kata spandex itu sendiri merupakan permainan acak huruf dari kata expands (melar).

Penggunaan Spandek dalam Industri Garmen

Spandek digunakan pada bervariasi garmen, khususnya yang bersifat ketat, yang melekat pada kulit. Jadi tidak hanya digunakan pada jersey olahraga saja.

Karena banyak digunakan pada pakaian ketat, bahan ini lebih sering ditemukan pada pakaian wanita.

Berikut beberapa jenis pakaian yang memiliki komposisi spandek di dalamnya :

  • Swimwear – untuk berenang
    swimwear
  • Stocking – untuk menutup kaki hingga lutut atau paha
    stocking
  • Sportswear – untuk aktivitas olahraga
    sportswear
  • Leotard atau Unitard – untuk aktivitas menari seperti balet, bisa juga fashionlongsleeve-leotard
  • Bodysuit – untuk fashion wanita
    bodysuit
  • Pakaian dan Aksesoris lain

Spandek sering digunakan pada baju-baju olahraga atau yang berkaitan dengan aktivitas fisik/atletik. Ini dikarenakan kemampuan spandek yang kuat, elastis dan tahan lama meski sudah dicuci ratusan kali.

Bahan ini menyediakan rasa nyaman dan dapat menyerap kelembapan kulit. Bagusnya lagi, spandek cocok dikombinasikan dengan bahan lain. Jadi banyak kebutuhan industri garmen, khususnya untuk produk elastis yang kuat dan stabil, dapat terpenuhi oleh bahan ini.

Spandek juga tersedia dalam banyak warna, menjadikannya sangat cocok untuk fashion. Baik itu fashion biasa maupun fashion atletis.

Perbedaan Spandek dan Lycra

Kedua bahan ini sebenarnya sama saja. Spandek atau spandex merupakan nama bahan yang diciptakan. Sedangkan Lycra awalnya adalah sebuah merk yang dipakai oleh perusahaan DuPont.

Perusahaan tersebut memakai brand Lycra untuk membedakan bahan spandex produksinya dengan spandek produksi perusahaan lain. Namun banyak orang terbiasa menyebut brand daripada menggunakan nama umumnya. Sama seperti orang lebih sering menyebutkan Ind*mie daripada menyebut istilah mie instan.

Tips Penggunaan Pakaian Spandek

Saat membeli pakaian berbahan dasar spandex, kamu bisa melihat pada tag-nya berapa persen kandungan spandex/lycra yang ada di baju tersebut. Semakin tinggi persentasinya, maka akan semakin ketat pakaiannya.

Baju yang terbuat dari 70% spandek sebaiknya tidak dikeringkan dengan mesin agar tidak cepat rusak . Cukup diangin-anginkan (tanpa panas) saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *